Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Emas Melambung di Perdagangan Hari Libur AS
Tuesday, 18 February 2025 03:42 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas naik pada hari Senin (17/) selama sesi Amerika Utara, membukukan kenaikan sebesar 0,56% di tengah perdagangan yang sepi karena pasar di Amerika Serikat (AS) ditutup untuk memperingati Hari Presiden. XAU/USD diperdagangkan pada $2.898 setelah mencapai titik terendah harian di $2.878.

Jumat lalu, Emas mencatat kerugian paling signifikan sejak 18 Desember, namun prospek logam mulia tersebut tampak menjanjikan di tengah ketidakpastian geopolitik dan kebijakan perdagangan AS yang bertujuan untuk mempersempit defisit.

Data dari AS beragam minggu lalu dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Indeks Harga Produsen (PPI) yang sedikit meningkat. Penjualan Ritel mengecewakan investor, yang bergegas memperkirakan pelonggaran lebih lanjut oleh Federal Reserve (Fed).

Pejabat Fed menjadi berhati-hati karena inflasi tetap di atas target 2%. Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan bahwa kebijakan harus "stabil" untuk saat ini dan menekankan bahwa kebijakan moneter berada di tempat yang baik. Harker menambahkan bahwa pasar tenaga kerja solid dan kebijakan harus difokuskan pada penurunan inflasi.

Baru-baru ini, Gubernur Fed Michelle Bowman mengatakan bahwa ia memperkirakan inflasi akan menurun, meskipun ia mengakui bahwa risiko kenaikan tetap ada.

Minggu ini, agenda ekonomi AS akan menampilkan lebih banyak pembicara Fed, data perumahan, Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) terbaru, Klaim Pengangguran Awal, dan pembacaan akhir S&P Global Flash PMI untuk bulan Februari.(Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS